Tipe Market Kripto

tipe martket crypto

Bila Anda adalah penggiat investasi kripto atau baru akan memulai, penting sekali untuk mengenali tipe pasar atau market kripto yang berbeda-beda. Setiap tipe market kripto yang ada memiliki cara perdagangan yang berbeda begitu pula kekurangan dan kelebihan masing-masing yang menyertai. Selain tata caranya, perbedaan itu juga meliputi biaya yang perlu dipertimbangkan. Dengan mengerti setiap perbedaan tersebut, Anda akan dapat menilai market mana yang sesuai untuk anda pilih. Ada beberapa tipe market kripto, namun yang paling banyak peminatnya adalah Spot trading dan Margin Trading.

Spot Market Trading

Sistem spot market trading berfokus pada harga pasar sehingga biasanya trader yang menggunakan sistem ini mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai aset kripto yang dimiliki. Naik turunnya nilai aset kripto itu sendiri dipengaruhi oleh besarnya permintaan dan persediaan aset yang ada. Semakin banyak permintaan dan terbatasnya persediaan membuat harga aset akan semakin membesar. Selain mengambil keuntungan dari naik turunnya harga tadi, pada spot market trading Anda juga dapat mengambil untung dari perbedaan harga di setiap platform penjualan kripto yang ada.

Dalam spot market trading, ada dua tipe pengguna. Yang pertama adalah pembeli harga pasar (market taker), yang merupakan individu yang membeli aset kripto di harga real time sehingga aset yang didapatkan dapat langsung diperjual belikan. Sedangkan tipe lainnya adalah pembuat harga pasar (market maker) di mana seorang individu melakukan setting harga jual ataupun beli yang diinginkan. Nantinya, pembelian dengan settingan harga tadi akan memasuki antrian dan secara otomatis akan terjual atau terbeli ketika aset sudah mencapai harga yang diinginkan. 

Platform spot market di Tokenomy merupakan platform perdagangan khusus kripto. Pengguna bisa melakukan trading satu kripto dengan kripto lainnya.

Margin Market Trading

Pada tipe margin market trading sistemnya berbeda dengan spot market. Trader dapat melakukan perdagangan dari 2 arah, sehingga trader mendapatkan profit baik saat harga market naik maupun turun. Pada tipe market ini pengguna dapat menggunakan sistem pinjam modal dengan nilai tertentu. Margin yang tersedia pun berbeda-beda, tergantung platform yang digunakan. Sebagai contoh, sebuah platform menawarkan pinjaman modal dengan margin sebesar 10x lipat. Artinya, dengan modal 1 Bitcoin, kita dapat melakukan trading hingga senilai 10 Bitcoin. 

Dalam margin trading, ada posisi yang disebut long (panjang) dan short (pendek). Long adalah posisi yang kita lakukan ketika kita melihat adanya potensi harga yang akan naik. Sedangkan short adalah posisi ketika ada potensi penurunan harga. 

Di Tokenomy, Anda bisa menikmati kemudahan margin trading dengan fitur yang lengkap, di TokenomyX.

Anda mungkin juga menyukai

%d blogger menyukai ini: