Apa itu IDO (Initial Dex Offering)?

Apa itu IDO (Initial Dex Offering)?

Istilah IDO atau yang disebut sebagai Initial Dex Offering, biasanya terdengar ketika sebuah aset crypto baru diluncurkan. IDO sendiri merupakan sebuah metode crowdfunding atau tahap pengumpulan modal yang dilakukan menggunakan token crypto melalui sebuah platform exchange yang terdesentralisasi (DEX). Dalam tahap ini, sebuah proyek crypto akan menawarkan kepada para investor awal untuk menanamkan modal di bursa terdesentralisasi dan mendapatkan koin crypto sebagai gantinya. Dalam penerapannya, IDO tidak hanya digunakan untuk aset cryptocurrency saja, namun aset seperti album musik dan sebagainya. Biasanya proses crowdfunding ini dilakukan pada saat awal peluncuran sebuah proyek crypto seperti peluncuran sebuah koin baru melalui adanya pertukaran likuiditas terdesentralisasi. 

Perbedaan IDO dengan ICO, STO, IEO?

Metode pre-sale di mana proyek crypto dapat menawarkan investor awal untuk menanam modal ada berbagai macam. Selain IDO, ada pula metode lain yang kerap disebut ICO, IPO, dan IEO. Meskipun keempatnya memiliki fungsi crowdfunding yang sama, terdapat perbedaan signifikan yang dimiliki oleh masing-masing strategi. Apa saja perbedaannya?

  • Initial Coin Offering (ICO)
    Initial Coin Offering (ICO) sering juga disebut penawaran koin awal. Dalam ICO, investor dapat menanamkan modalnya menggunakan cryptocurrency seperti Bitcoin, Ethereum, ataupun uang fiat. Yang membedakan ICO dengan IDO adalah platform yang digunakan. Bila IDO dilakukan di dalam platform DEX, ICO biasanya dilakukan sebelum proyek crypto tersebut dicantumkan oleh sebuah bursa. Maka dari itu, ICO biasanya memiliki resiko lebih tinggi dan rentan penipuan karena tak jarang modal yang sudah dibayarkan investor dibawa kabur oleh para developer. Tapi meskipun tinggi resiko, ada beberapa ICO yang sukses dilakukan seperti Ethereum.
  • Initial Exchange Offering (IEO)
    Initial Exchange Offering (IEO) cukup mirip dengan IDO karena pembelian token di tahap crowdfunding dilakukan melalui sebuah perantara atau platform. Perbedaannya dengan IDO adalah, IEO menggunakan platform exchange sedangkan IDO melalui DEX. Anda juga tidak perlu membayar biaya transaksi exchange di IDO. Dibandingkan ICO, IEO disebut lebih aman karena exchange yang menjadi perantara sudah melakukan due diligence terlebih dahulu sebelum menjual koin ke publik sehingga memperkecil kemungkinan adanya penipuan. Selain itu, pembayarannya pun melalui exchange sehingga developer dari koin tersebut tidak dapat langsung mempengaruhi jual beli aset.
  • Security Token Offering (STO)
    Proses crowdfunding satu ini sangat mirip dengan ICO, perbedaannya adalah aset yang mendasarinya merupakan kontrak investasi yang tercatat dalam blockchain, bukan berupa koin crypto. STO masih mengikuti regulasi dalam peraturan pemerintah sedangkan IDO masih belum diregulasi secara ketat. 

Tahap-tahap IDO

Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan agar sebuah proyek crypto dapat melakukan IDO. Pertama-tama, proyek tersebut harus mendapatkan persetujuan terdesentralisasi di dalam platform DEX yang digunakan. Proyek harus memiliki beberapa persyaratan dan memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. Barulah setelah melalui proses tersebut penjualan bisa dilakukan kepada publik. Awalnya pembeli sudah bisa membeli token, namun baru mendapatkannya setelah Token Generation Event (TGE) yang dilakukan setelah peluncuran IDO. Apabila token sudah melewati proses TGE, token akan dicatat dan dapat diperdagangkan di dalam DEX. 

Kelebihan IDO

Berikut adalah keunggulan IDO dibandingkan dengan metode crowdfunding lainnya :

  • Proses cepat: IDO dapat langsung menyediakan akses trading dan likuiditas kepada pengguna.
  • Pengalaman user yang lebih baik: IDO dapat melakukan penyederhanaan pengalaman pengguna dengan menggabungkan berbagai jenis dompet dan platform trading di dalam satu interface.
  • Pendiri proyek tidak dapat mengatur arah penjualan: dalam ICO pemilik proyek dapat mengatur arah penjualan sehingga menguntungkan diri sendiri. Di IDO para investor dapat lebih menerima keuntungan secara adil karena pemilik proyek tidak dapat melakukan hal tersebut.

Cara investasi di IDO

Bila Anda ingin melakukan investasi di proses IDO, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu seperti melakukan pendaftaran di DEX dan melalui rangkaian verifikasi identitas. Setelah itu, biasanya Anda juga dapat melakukan beberapa tugas sebagai persyaratan seperti melakukan posting di social media untuk alasan publikasi. Anda juga harus terdaftar dalam DEX dan juga paham bagaimana melakukan investasi di platform tersebut. Kemudian hal yang terpenting adalah Anda wajib melakukan do your own research (DYOR) atas program IDO yang ingin Anda ikuti agar terhindar dari kemungkinan modus penipuan. Pastikan Anda tahu latar belakang dan siapa pemilik proyek yang jelas. Bila Anda berhasil melakukan semua hal di atas, maka Anda bisa memulai investasi IDO.

Tertarik melakukan investasi crypto namun Anda masih seorang pemula? Lebih baik Anda memulainya dengan berinvestasi menggunakan sistem deposito atau staking crypto yang lebih aman di Tokenomy. Dengan langkah-langkah yang mudah dan aman di Tokenomy, Anda bisa segera memulai investasi crypto dan mendapatkan keuntungannya. Selain itu, Anda juga dapat melakukan trading di Tokenomy dan berlatih menggunakan akun demo untuk mempersiapkan kemampuan analisis teknik Anda. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri di Tokenomy dan mulai investasi crypto Anda!

Daftar Sekarang!

Anda mungkin juga menyukai

%d bloggers like this: