Manajemen Psikologi Ketika Trading

Manajemen Psikologi Ketika Trading

Bila Anda sedang mulai terjun ke dalam dunia trading ataupun sudah cukup lama menjadi trader professional, akan ada saatnya di mana emosi dapat memengaruhi pengambilan keputusan yang tepat untuk mengatur manajemen resiko. Manajemen psikologi dalam trading merupakan salah satu faktor yang membuat suatu pilihan atau keputusan tampak rasional dibanding yang lain. Minimnya kemampuan seorang trader dalam mengolah emosi dapat membuat kerugian yang cukup besar.

Meskipun demikian, emosi yang muncul ketika Anda sedang melakukan trading merupakan hal yang wajar. Penting bagi Anda untuk belajar memahami emosi-emosi yang timbul agar lebih mudah mengatasinya. Beberapa emosi yang perlu Anda kenali adalah rasa takut akan kerugian, keserakahan, dan juga rasa senang berlebihan ketika mendapatkan keuntungan. Berikut akan kita gali lebih dalam lagi agar Anda dapat mengatasi emosi-emosi tersebut dengan lebih baik!

Macam-macam Emosi Trading

  • Rasa Senang Berlebihan

Rasa senang berlebihan ataupun terlalu bersemangat, baik karena baru akan memulai kegiatan trading ataupun setelah mendapatkan keuntungan merupakan hal yang sering dirasakan oleh para trader. Apalagi setelah mendapatkan profit besar, dengan modal kecil, dan dalam waktu yang singkat. Bila hal ini terjadi, ada kecenderungan seseorang akan melakukan keputusan yang gegabah dan tidak mengikuti analisa serta manajemen resiko yang sudah dipersiapkan. Jangan sampai Anda membuat keputusan yang membuahkan kerugian. Alangkah baiknya saat merasakan emosi ini, Anda mengambil waktu untuk kembali fokus dan menganalisa kembali segala macam faktor yang bisa mendukung keputusan yang akan diambil. Tetaplah berpegang pada trading plan yang sudah dibuat agar terhindar dari pembuatan keputusan gegabah.

  • Rasa Serakah

Ada kalanya ketika membuat keputusan, kita hanya melihat kemungkinan keuntungan saja. Memang kita ingin mendapatkan keuntungan, hal tersebut sangat wajar. Namun apabila Anda hanya memikirkan keuntungan dan terlalu percaya diri dengan langkah yang diambil tanpa mempertimbangkan banyak hal merupakan salah satu tanda keserakahan. Rasa serakah atau percaya diri yang berlebihan bisa membawa kita pada pengambilan keputusan yang tidak tepat dan terburu-buru. Alhasil, malah merugi lebih banyak. Selalu ingat bahwa trader yang profesional harus disiplin, tetap berpegang pada trading plan

  • Rasa Takut, Gugup, atau Pesimis

Sebagai pemula, biasanya trader akan mengalami rasa takut atau gugup, atau pesimis. Takut akan merugi, gugup karena menggunakan uang sungguhan, dan pesimis kalau spekulasinya salah. Tentu saja rasa takut tersebut wajar dan dalam batas yang normal akan membuat Anda lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Lantas, bila rasa takut ini berlebihan justru akan membuat keuntungan Anda menipis karena terus-terusan menghindari pengambilan resiko yang diperlukan. Rasa takut yang dirasakan trader pun tetap terjadi meskipun ia memiliki persiapan analisa dan manajemen risiko yang baik. Maka, hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rasa takut ini adalah mengambil waktu sejenak untuk menenangkan pikiran Anda dan kembali mengingat bahwa persiapan yang sudah dilakukan sudah matang. 

Untuk rasa takut, Anda juga bisa mengakalinya dengan sering berlatih di akun demo menggunakan aset virtual untuk mempertajam rasa terbiasa ketika membuat keputusan. Di TokenomyX, Anda dapat melakukan demo trading dengan aset virtual tidak terbatas. Anda hanya perlu mendaftarkan data diri, melewati serangkaian verifikasi, dan segera mencoba fitur tersebut!

Daftar Sekarang!

Anda mungkin juga menyukai

%d blogger menyukai ini: